Wanita Berjilab

Cerita Sex Terbaru | Ufairoh begitu kesal, dosen yang harus ditemuinya di kampus hari ini berhalangan hadir. Ia pun kembali
pulang ke pesantren dimana dia menuntut ilmu agama sambil kuliah di Yogjakarta. Ufairoh Nurulhayah
adalah seorang aktivis muslimah di kampusnya dia menjadi pengurus dalam HMMTP perkumpulan mahasiswa
muslim di fakultasnya.

Cerita Sex Terbaru Wanita Berjilab
Meskipun Ufairoh adalah seorang aktivis muslimah, tapi jubah yang dia pakai tidak bisa menutupi
kemontokan dan kemolekan tubuhnya terutama buah dadanya yang montok dan besar itu. Sebenarnya semua
ikhwan-ikhwan di sekitarnya juga sangat bernafsu ketika melihat gundukan gunung kembarnya yang besar dan
montok itu. Bukan tidak sadar, Ufairoh mengetahui jika Payudaranaya itu istimewa, sehingga dia tidak
pernah menggunakan jilbab yang panjang untuk menutupinya, karena tanpa diketahui semua orang, Ufairoh
adalah seorang pecandu seks, dan dia sangat binal.
Sambil memainkan HP di dalam kamar, Ufairoh begitu penasaran dengan apa yang terjadi di kantor HMMTP.
Sebenarnya ia begitu ingin menonton langsung duel antara Ummu Nida dan Faizah, karena hasil duel
tersebut akan menentukan kelanjutan hidupnya. Namun ia juga membenarkan nasihat Ummu Nida, kalau
kehadirannya di sana bisa membuat Faizah melakukan hal yang tidak-tidak.

“Tokk, tok tok …” Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu kamar Ufairoh .

Dalam kondisi setengah terkaget, ia yang masih mengenakan jilbab panjangnya langsung melompat dan
setengah berlari ke arah pintu disaa sudah ada ina teman sekamarnya yang mengatakan jika ada seoran
ikhwan mencarinya di luar .

Kunjungi Juga CeritaSexDewasa.Org

Ufairoh hanya membuka pagar itu sedikit, dan ternyata sudah ada Ardi yang berdiri di sana. Ia masih
mengenakan baju koko berwarna putih dan celana panjang berwarna hitam, pakaian yang sama dengan yang
dikenakannya ketika berjumpa denganya dikantor HMMTP .

“Ada apa, Ardi? “
“ada keributan antara Faizah dan Ummu Nida di Sekretarian HMMTP, saya disuruh menjemput kamu untuk
melerai mereka.,“
Ufairoh yang memang terlibat dalam organisasi itu dan merasa bertanggung jawab pada mereka karena
berdebat langsung bersiap-siap untuk ke kantor HMMTP di kampusnya

Sesampainya di sekerteriatan Ufairoh pun langsung menuju ruangan rapat sementara Ardi mengikuti dari
belakang. Walau masih tertutup jubah dan jilbab panjang, tubuh Ufairoh yang seksi masih bisa terlihat
jelas, apalagi payudaranya yang begitu montok dan menonjol. Hal inilah yang sejak lama menghantui
pikiran Ardi . Karena itu begitu Ummu Nida menyuruhnya menjemput Ufairoh , ia langsung mengiyakan.

Di dalam ruangan, Ufairoh langsung mencari berkas untuk membantu Ummu Nida di seantero ruangan. Ia
bahkan sampai menungging untuk mencarinya di laci meja. Ketika ia berdiri, tiba-tiba sepasang tangan
telah merangkul tubuhnya dari belakang. Rupanya Ardi sudah langsung berdiri di belakangnya dan memeluk
tubuh akhwat cantik yang montok dan sintal ini. Mungkin karena tidak ada ruang gerak lagi akhirnya
Ufairoh pasrah dirinya dipeluk Ardi dari belakang.

Selain itu Ufairoh sendiri sering berkhayal untuk berdua dengan Ardi. Tercium bau wangi shampoo dari
rambutnya.

“Aduh dik Ufairoh , rambut kamu wangi,ya” sambil tangan Ardi meraih rambut Ufairoh dengan memasukkan
tangannya ke dalam jilbab panjang yang dikenakan akhwat cantik ini.” Ardi jangan, aku geli,,,” ,
“Emang dik Ufairoh nggak pernah buat kayak gini?”,
” Ngak pernah Abu, saya nggak pernah dipeluk…” ,
”Aah masak?” Ardi lalu kembali memeluk perut Ufairoh dari belakang.Cerita Sex Terbaru

Tampak dari cermin wajah akhwat cantik ini terkejut dan memerah. Waktu Ardi menaikan pelukan di
Payudaranya, tangan akhwat cantik ini disilangkan ke depan Payudaranya.

” Ardi, apaan sih aku malu,..” sambil dia berputar ke arah depan Ardi.

Ardi melihat wajah Ufairoh yang bersemu kemerahan, lalu dengan cepat Ardimempererat pelukan hingga wajah
mereka mendekat, tidak lama bibirnya segera dilumat Ardi. Pertama lidah Ufairoh begitu pasif, tangannya
sudah memeluk badan Abu. Ardi merasakan badan akhwat cantik ini gemetar menyambut ciuman, detak jantung
mereka seolah seirama. Saat bibir akhwat cantik ini terbuka Ardimemasukkan lidahnya. Ragu-ragu Ufairoh
menyambut lidah Ardi. Libido Ufairoh terpacu dan gairah seksnya meninggi.

Perlahan tangan Ardi menyusuri punggungnya dan menarik resliting jubah khawat cantik ini ke bawah sampai
ke ujung pantatnya. Ardimeraba naik turun dari pantat menuju ke perut. Perlahan kaitan bra Ufairoh
dibuka Ardi, dan Ardi langsung mengelus dan meremas-remas payudara biada Ufairoh yang besar dan menggoda
itu, Ardi merasakan semakin diraba, nafas akhwat cantik ini menjadi berat dan pendek-pendek.

“Ardii jangan, ardii…ah” rintihan yang keluar dari mulutnya ketika tangan Ardimulai menjamah ujung
celana dalam yang di pantatnya, lidahnya semakin liar seiring tangan Ardi yang menuju gundukan
pantatnya.
“Ah…uh…Ardiaaa…”. Tangan Ardi meremas lembut gundukan pantat akhwat cantik ini, kakinya berjinjit naik
seiring tekanan naik dari remasan tangan Abu.

Kukunya mencengkram erat punggung Ardi. Ciuman Ardipindah menyusuri leher jenjang yang telah banjir
dengan keringat dari Ufairoh dengan memasukkan kepada di balik jilbab akhwat cantik dan sintal ini.

Perlahan ciuman Ardi turun sampai ke target utamanya yaitu payudara montok milik ufairoh yang putih dan
kenyal, Ardi mencupang payudara putih itu,

“ Eerrrrhh…ardiiiii.. haaah…” tubuhnya mengejan dan merapat ke tubuh Abu, saat tangan Ardi yang
menjelajah punggung dan pantatnya telah turun ke belahan paha.

Dengan sedikit sentakan kedua tangan Arditelah melorotkan celana dalam akhwat cantik ini. Tangan kanan
Ardimembelai lipatan pantatnya dan merasakan anusnya yang lunak.

“Uuh….., aku geli” tiap kali Ardi menyentuh anusnya.

Ciuman Ardi telah meninggalkan cupang merah di leher dan di payudara akhwat cantiik ini, tangan Ardi
meraba pundaknya dan berhasil menurunkan jubahnya ke samping hingga melorot ke Payudaranya yang montok
dan masih kenceng ini, jubahnya ditahan oleh lekuk payudaranya. Bibir Ardi ikut turun ke Payudara montok
akhwat cantik ini, bra yang telah terlepas melonggar dan memberikan kesempatan Ardiuntuk mengecup
payudaranya.

Tampak puting yang kemerahan yang tidak pernah terjamah laki-laki, tangan Ardimenyusuri memutar kedua
payudara, kecupan menjelajah di antara ketiak dan daerah sekitar payudara, tubuh Ufairoh kian menyusup
menahan kenikmatan,Cerita Sex Terbaru

” Ardiiiii , aku geli aaaaah,,,” kedua tangannya merangkul dan menekan kepala Ardi ke payudaranya,
nafasnya semakin memburu.

Ardi menempelkan telinga ke Payudara montok akhwat cantik ini, detak jantung terdengar semakin kencang.
Tiba-tiba Ardimembalikkan badannya menghadap ke cermin,merah padam wajahnya melihat tanggan Ardi telah
memegang payudaranya, kedua putingnya ditaruh di antara jari-jari Ardi, kemudian secara cepat Ardi
melucuti jubah yang separuh menutupi tubuh akhwat cantik ini berikut celana dalam dan branya. Ardi cepat
membuka baju dan celananya sendiri. Ardi mendudukkan ufairoh ke pangkuannya, tangan kanan akhwat cantik
ini diarahkan ke penisnya. Ufairoh terkejut dan berusaha menarik tangannya, tapi Ardi buru-buru
merapatkan badannya,

“Pegang aja sayang, ok”, tubuhnya melemas waktu Ardi menarik puting Payudaranya dengan tangan kiri.
“Och.., ardiii” lirihnya.

Dengan jari Ardi memelintir puting yang masih kenceng itu. Tubuh Ufairoh mengejan, punggungnya menempel
ke Payudara Ardidan tangan kanannya meremas penis Ardidengan lembut.

”Enak dik Ufairoh ??”,
“Aah…” . Cuma itu yang dia bisa jawab di antara puncak birahinya.

Bibir Ardi tak henti-henti mengecup Payudara sebelah kanan dan tangan Ardi aktif menarik puting payudara
biadab kiri itu hingga badan akhwat cantik ini bergemetaran. Ardi memangku Ufairoh di atas paha, Ardi
membuka ke dua paha akhwat semok nan binal ini hingga menampakkan jajaran jembutnya menghiasai bukit
kemaluaanya. Ketika kepalanya diarahkah Ardi ke belakang, Ardi mencium bibirnya dengan lidah merekka
saling membelit, kemudian tangan Ardi turun membelai helaian jembutnya. Tangan kiri Ardi yang aktif
memilin puting payudara dan yang kanan membelai jembutnya. Suatu pemandangan yang eksotis.

Mengingat Ufairoh adalah seorang akhwat cantik yang alim, sehari-hari memakai jilbab yang panjang dan
jubah, hari ini semua lekuk-lekuk yang tertutup itu bisa dilihat dan dinikmati Ardi. Putingnya telah
memerah karena ditarik dan dipilin Ardi, keringat deras mengalir di Payudara dan punggung akhwat cantik
ini, tangannya tetap meremas-remas penis Ardi dengan lembut. Ketika tangan kanan Ardimulai turun dan
menyusuri bukit kemaluannya, tubuhnya mulai menggeliat dan menggigil. Ardi mencari benda sebesar kacang
di ujung bukitnya. Ketika Ardi mendapatkan lalu ditekan perlahan

“Owwwuuuhhhhh….ardiii, kau apakan tubuhku ini ardiii?”,
”Rilex dik Ufairoh , enak bukan?”,
”Uuhhhhh,stttttss…….iyaahh hahh yaaah nikmaat, enaaakh…..” Ufairoh hanya merancau sambil meremas penis
Abu.

Tangan Ardi kemudian mengusap ke klitoris akhwat cantik ini.

”Sssssssttttts, aaaah” ketika tangan Ardi menyapu klitorisnya.Cerita Sex Terbaru

Perlahan tangan kiri Ardi turun menelusuri labia mayora. Ardi menarik salah satu labia mayora, digosok
dengan jempol dan jari telunjuk.

”Ahhh….geli….”, teriaknya sambil kepalanya mendongak dan berusaha merapatkan kakinya tapi tertahan oleh
kedua paha Ardi.

Nafasnya semakin tersenggal mana kala tangan kanan Ardi dengan gerakan vertikal menggosok lubang
kencingnya dan klitorisnya.

”Akuuu…pingin pipis….”.
“Pipis aja dek ufairoh Ngak usah ditahan”, Ardi mempercepat putaran tangan pada klitorisnya.
”Aah…ah….ah…..Ardiiii aku pipisssss”, kedua pahanya diangkat merapat di atas paha Abu.

Ardi merasakan klitoris akhwat cantik ini berkedut-kedut dan cairan hangat meleleh dari sela pahanya
yang turun membasahi paha Abu. Ardi melihat dari cermin di mana Payudaranya membusung dan kepalanya
mendongak disertai hentakan badannya yang mengelinjang tidak karuan, seolah Ardi menyaksikan pemandangan
yang luar biasa. Badannya kemudian melemas, Ardi menurunkan perlahan dari pahanya dan menidurkan akhwat
cantik yang montok dan sintal ini di meja ruanga itu.

Nafasnya masih memburu dan butiran keringat membasahi wajah dan tubuhnya. Ardimenurunkan ciumanku ke
hidungnya, kedua pipinya trus dikulum bibirnya, lidah mereka kembali saling membelit. Ketika Ardi
mengangkat kepalanya, kepala akhwat cantik ini juga juga terangkat seolah tidak mau melepas bibir Ardi.
Ardi mengambil posisi di samping kanan Ufairoh , tangan kiri Ardi merangkul pundak akhwat cantik ini
melewati lehernya dan mengelus payudara kiri. Perlahan bibir Ardi nida turun ke leher akhwat canetik ini
dan tangan kanannya mengelus payudara dan putingnya. Berlahan lidah Ardi berputar di payudaranya kanan
dan kiri bergantian sambil menyusuri wangi ketiak Ufairoh .

Payudara Ufairoh terangkat bergelinjang menahan geli, ketika lidah Ardi menelusuri bagian bawah payudara
kembali tangannya menekan kepala Abu.

“Dik Ufairoh boleh aku mencium putingmu?” wajah akhwat cantik ini memerah seketika, kemudian matanya
terpejam dan menganggukan kepala.

Ardi menyergap puting sebelah kiri yang sudah menonjol merah, menghisap lembut dan menjilat dalam
mulutnya melingkar-lingkar.

“AAah. Sssstttttt…….” tangan kanannya mengelus punggung Ardi dan tangan kirinya menekan kepala.

Ardi merasakan keringat asin dari puting akhwat semok ini dan merasakan getaran tubuhnya yang menandakan
kalau Ardi adalah lelaki pertama yang menyentuhnya. Tangan kiri Ardi aktif memilin puting yang lain,
tangan kanan menarik punggungnya. Punggungnya telah dibsahi keringat, lembut punggungnya menandakan
tidak pernah dijamah laki-laki. Kemudian bibir Ardi beralih ke puting kanan meninggalkan bekas gigitan
di sekitar puting kirinya.

“Ah…uh….” desahan yang keluar dari bibir Ufairoh di saat putingnya tenggelam di bibir Ardi. Ardi
menggigit lembut, menarik ke atas, Ufairoh meremas-remas sprei sambil tangan kirinya menekan tengkuk
Ardi.

Sementara tangan kanan Ardi menggapai klitorisnya. Masih meleleh lendir licin keluar dari memek akhwat
cantik ini, Ardi mengusap vaginanya dan menggunakan lendirnya untuk membasahi klitorisnya. Mata akhwat
cantik ini kembali mendongak bergetar, hanya terlihat putih di kelopak matanya. Ardi menggigit puting
kirinya dengan cepat. Kedua tangan Ardi melesat mengangkat pantatnya, terlihat warna pink di sekitar
kemaluan hingga membangkitkan gairah Ardi.

”Ardi…. jangan…”, saat Ufairoh melihat kepala Ardiberada di antara dua pahanya, dengan lembut
Ardimenjilat klitorisnya,
”Aah….ardi…, jangan”, tubuhnya mengejan melengkung, kedua tangannya mencengkram sprei dan kepalanya
kembali terdongak.Cerita Sex Terbaru

Ardi mamasukkan ujung klitorisnya ke bibirnya sampai semua masuk ke bibir abu, Ardimenggigit pelan-plan.

“Aah…aah…aduh…. …. aku ngilu” . Kedua paha akhwat cantik ini menjepit erat kepala Ardi.
” Ardii….aku mau pipis lagi ardii” kepala Ardi tersanggkut.

Di paha Ardi air mani mengalir dari lubang pipisnya mengenai lidah. Waktu kececap rasanya seperti
meminum bir pahit. Tampak lelehan lendir membasahi sprei di bawah pantat Ufairoh. Ardi mengamati
wajahnya yang sudah mencapai orgasme, benar-benar menggetarkan, lalu Ardi membuka paha akhwat cantik itu
dan menindih tubuhnya. Tiba-tiba ufairoh membuka matanya,

“Ardi masukann masukaaan” kata ufairoh lirih
”Te..terimakasih abu, aku dari semula emang menganggumimu….makanya aku rela engkau jamah”. ”Terimah
kasih, dik Ufairoh .

Memandang Ufairoh yang sudah terserang birahi membuat Payudara Ardi seolah meledak, Ardi menaruh tangan
di atas payudara akhwat cantik ini sementara tangan satunya membantu kontolnya untuk menggosok vagina
Ufairoh . Perlahan kontol Ardimendesak masuk ke memek Ufairoh , perlahan namun pasti pahanya semakin
dilebarkan.

”Abuuu..…trus….abuuu…..”, antara nafsu dan janji berlahan kata hati Ardimenguasai pikirannya.

Ardimelambatkan gesekan mencabut ujung kontol dari memek Ufairoh , Ardi menghempaskan tubuh ke samping
Ufairoh . Perlahan Ufairoh membuka mata.

” Kenapa Ardi? Aku sudah hampir nyampe? Nggak enak?”,
”Hah? Kenapa berhenti Ardi”. ” Aku juga sering mengagumi, dik Ufairoh ”.

Rangsangan jari Ardiini membuat Ufairoh menggeleng-gelengkan kepala, tampak jilbab yang dikenakan
menjadi longgar sehingga membuat rambutnya menyembul, tangan Ardi meraih puting susu akhwat cantik ini
yang tampaknya dia semakin terangsang, dia menempatkan payudaranya tepat di mulut Ardidengan sekali
gerakan k Ard imeraih puting kirinya, dengan bibir digigit pelan-pelan dan dikulum dengan buasnya.
Perlahan tangan Ardi berpindah menarik punggungnya agar Payudara akhwat cantik ini dirapatkan ke
Payudaranya, rasa hangat menerpa Payudara Ardi keringat mereka saling menyatu.

Ardi menempatkan kontol ke posisi vertikal. Ufairoh kemudian mengesek naik turun kontol Ardi yang sudah
berada tepat di belahan memeknya. Bibir Ardi menggigit lembut pundak akhwat cantik ini dan tangannya
mengelus pantat bulatnya, Ardi menarik keluar sebagian labia mayoranya hingga menggesek kontolnya. Wajah
horny Ufairoh sungguh luar biasa, jilbabnya sudah melorot ke lehernya, matanya membeliak tiap kali jari
Ardi menusuk-nusuk memeknya, tubuhnya beringsut mundur sehingga kepala kontol Ardi masuk ke dalam
vaginanya yang telah banjir oleh lendir cintanya.

Lidah mereka saling bertautan, nafas mereka semakin memburu. Kepala kontol Ardi tenggelam di gerbang
vagina Ufairoh , tempo gesekan semakin cepat. Saat separuh batang Ardi hampir masuk ada suatu lapisan
liat yang menghalangi, Ardi merasa itu adalah selaput daranya. Ardi melihat Ufairoh tertunduk melihat
kemaluannya dengan menggigit bibirnya.

“ Miliki aku, Aardiii…”.

Kemudian dengan menarik nafas panjang Ufairoh menaikkan tangannya di atas dada Ardi, dengan gerakkan
sedikit melengkung dimasukkan seluruh batang kontol Ardihingga ke dasar vaginanya. ”bless…ach…ardiiiih,
aku…..

” tubuhnya langsung roboh ke tubuh Ardi. Ardi mengangkat pantat agar kontolnya tidak lepas dari
vaginanya. Mereka terdiam sesaat, Ufairoh mengangkat wajahnya yang dihiasi senyum walaupun ada air mata
di sudut matanya.” Perih Ardi, sakit”,
”Iiya dek,nanti coba digesek pelan-pelan”. Perlahan Ufairoh mulai menaikan pantatnya.
”Sssssshhhhhh……Ardii….”, kemudian tubuhnya diangkat ke atas dengan hanya bertumpu pada lututnya.

” Coba jongkok ukhti Ufairoh , biar Ardi lihat”. Ufairoh berjongkok dengan kontol Ardi yang masih
tersarung di memeknya, Ardimelihat darah merah mengalir di sela-sela kontolnya.
”Sssshhhhtttt…ah…Ardii.. aku ngilu”, sambil mangangkat pantatnya.

Ardi menahan pinggul akhwat yang sintal itu agar kontolnya tidak lepas dari vaginanya.

“Ardi.. ardiiii…ardii…ouch” kontol Ardi keluar masuk dengan lancar, tiap kali ditarik vaginanya seolah
ikut tertarik.

Rasanya kontol Ardi dipilin-pilin oleh memeknya diurut lubang peret dari perawan Ufairoh . Lubang yang
sempit itu lama kelamaan semakin menjepit kontol Ardi seiring dengan makin terangsangnya Ufairoh .
Lututnya kembali diturunkan, jembut mereka menyatu. Tangan Ardi aktif meremas dan memilin puting akhwat
cantik ini. Gesekan yang dirasakan kontol Ardi keluar masuk vagina Ufairoh semakin terasa ditambah
denyut-denyut di dalam memeknya tiap kali Ufairoh memasukkan kontol. Ardimengangkat pantat dan pinggul
agar penetrasi semakin dalam.

” Ardi aku mau nyampe…”,
“iya ukhti kita sama-sama, di dalam apa di luar?” Ufairoh tidak menjawab ia hanya menggeram nikmat, Ardi
juga merasakan ujung kenikmatannya akan keluar.
“Ooch…ah…..uh…” nafasnya semakin pendek-pendek dan berat.
”Ukhty Ufairoh , Ardi juga mau nyampe” digigitnya bibirnya seolah menahan kenikmatan.

Akhirnya tidak lama lahar Ardi sudah mendesak keluar.Cerita Sex Terbaru

” Ukhty ….. Ardi nyampe…….ah….” dengan kerasnya Ardimengangkat pantatnya, laharnya menyembur memenuhi
lorongnya., Ufairoh masih bergoyang di atas kontol abu.
“Ardii…aku juga…..aaahhhh ” Tiga goyangan Ufairoh mengejan di atas tubuh Abu, Ardi merasakan tubuh
akhwat cantik ini melengkung dan kepalanya mendongak kemudian turun cepat ke dada abu, tangannya memeluk
tubuh Ardi dan kukunya menancap di punggung abu, Dada mereka saling menempel hingga Ardi merasakan detak
jantungnya yang cepat.

Baca JUga Cerita Seks Cabe – Cabean Hot

Kontol Ardi serasa diurut-urut oleh vagina akhwat cantik ini, tangan Ardi memeluk tubuhnya erat, 10
detik dia terdiam diiringi helaan nafas yang memburu menyembur telinga abu. Setelah birahi melanda,
keringat mereka saling melekat satu sama lain. Ardi membiarkan Ufairoh beristirahat di atas tubuhnya,
tak lama kemudian kontol Ardi mengecil dan keluar dari vaginanya, serasa lendir mereka meleleh turun
mengalir di sela paha dan membasahi sprei.
Setelah merasakan Seks dengan orang yang dikagumi, maka Ufairoh lupa akan urusanya, dan mereka
melakukan itu lagi dan lagi, sampai mereka tak sanggup berdiri.

Beginilah hidup ufairoh nurulhaya, penuh seks, dia tak lagi peduli dengan yang lain kecuali seks, dan
semua masturbasinya selama ini terbayar dengan kontol asli milik Ardi.- Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Dewasa, Cerita Panas Indonesia, Cerita Hot Terbaru.

Silahkan hubungi Sintia, boleh di mainin sesuka hati asalkan abang baca cerita di cerita sex terbaru . Cerita-Cerita sex di sini ada beberapa adalah cerita sex terbaru yang saya alami sendiri pribadi lho mas, coba tebak cerita yang mana?